Alhamdulillah, hari yang ditunggu-tunggu tiba. Segala
kemungkinan pada hari ini bisa terjadi. Baik yang diharapkan ataupun yang sama
sekali tidak diinginkan. Belum apa-apa rasa takut yang sangat kuat membuat air
mata meluncur ke permukaan. Hari itu aku harus menghadapi tiga dosen penguji
yang dikenal paling susah ditaklukkan. Aku harus menjawab pertanyaan-pertanyaan
yang aku sendiri yakin tidak akan bisa menjawabnya dengan mudah. Allah maha
baik, semua berjalan dengan lancar di dalam ruang sidang.
Ketakutanku belum juga hilang karena hasil belum diumumkan.
Rasanya darah mengalir sampai ke kepala dengan cepat sampai membuat lemas.
Detak jantung saling bersautan, seisi ruangan terasa tegang. Tiap wajah menampakkan
raut cemas. Bagaimana tidak? Kalian kuliah selama kurang lebih empat tahun, dan
hanya ditentukan dalam satu hari.
Ah, aku menangis lagi. Segala kemungkinan buruk berkecamuk
di kepala. Bagaimana kalau aku mengecewakan orang tuaku? Membuat mereka malu
atau membuat mereka sedih? Bagaimana kalau akhirnya aku gagal? Apa aku sanggup
untuk bangkit lagi? Seumur hidup aku berjanji senakal apapun aku tidak akan
merusak nama baik keluarga, sesulit apapun aku akan berusaha untuk tidak
membuat mereka malu. Dalam hati aku mengeluh, “YaAllah aku selalu jadi anak
baik, aku tidak pernah nakal yang berlebihan, dari kecil aku selalu sekolah
dengan baik, nilaiku juga tidak pernah terlalu buruk. Tapi kalau ternyata
perjuanganku belum cukup sampai hari ini, tolong jangan kecewakan perjuangan
orang tuaku. Jangan hari ini kau memintaku berjuang lagi.”
Alhamdulillah. Perjuangan, kesabaran, dan doa restu dari
orang-orang yang menyayangiku menjadikan aku berhasil hari ini. Resmi pada
tanggal 11 September 2014 ini aku mempunyai gelar sebagai Sarjana Teknik. Orang
tuaku telah sukses mengantarkan aku ke gerbang kehidupan yang sesungguhnya, ke
dunia yang mereka bilang akan jauh lebih berbeda dari dunia sekolah. Ya,
kehidupan yang baru dengan gelar yang baru. Maaf kalau Putri baru bisa membanggakan kalian lewat ini, semoga kedepannya aku bisa jauh lebih berhasil. Semoga Allah senantiasa memberikan
pertolongan kepada hambanya yang bertaqwa aamiin.
Terimakasih untuk semua yang selalu memberikan support.
Keluarga, sahabat-sahabat terbaik, dan orang special yang belakangan tidak
pernah putus memberikan doa dan semangatnya. Best partner I’ve ever had, yang
paling sabar mendengar setiap keluh kesah bahkan sampai amarah. Semoga selalu
mendampingi sampai besar kita sukses nanti, begitu juga kamu, aku akan selalu
dibelakangmu mengamini setiap doa yang kau panjatkan. Trimakasih Tuhan telah mengirimkan kebahagian lewat mereka.
Alhamdulillah Kurnia Putri Mayanti, S.T
Temen selama kuliah yang kemana-mana selalu bareng. Walaupun sering berantem, sering ninggal tidur, yang jadi galak kalau laper, tempat tuker pikiran sampai ngomongin orang, trimakasih buat semuanya.
Ah, ini kesayangan banget. Pacar yang jadiannya gara-gara pergi ke Jogja. Kalau tau akhirnya sama kamu, kenapa ga dari dulu? Kenapa harus gagal dulu sama yang lain haha. Sukses sayang, trimakasih untuk selalu berusaha jadi yang terbaik.





No comments:
Post a Comment