Sunday, September 14, 2014

11 SEPTEMBER 2014

Alhamdulillah, hari yang ditunggu-tunggu tiba. Segala kemungkinan pada hari ini bisa terjadi. Baik yang diharapkan ataupun yang sama sekali tidak diinginkan. Belum apa-apa rasa takut yang sangat kuat membuat air mata meluncur ke permukaan. Hari itu aku harus menghadapi tiga dosen penguji yang dikenal paling susah ditaklukkan. Aku harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang aku sendiri yakin tidak akan bisa menjawabnya dengan mudah. Allah maha baik, semua berjalan dengan lancar di dalam ruang sidang.

Ketakutanku belum juga hilang karena hasil belum diumumkan. Rasanya darah mengalir sampai ke kepala dengan cepat sampai membuat lemas. Detak jantung saling bersautan, seisi ruangan terasa tegang. Tiap wajah menampakkan raut cemas. Bagaimana tidak? Kalian kuliah selama kurang lebih empat tahun, dan hanya ditentukan dalam satu hari.

Ah, aku menangis lagi. Segala kemungkinan buruk berkecamuk di kepala. Bagaimana kalau aku mengecewakan orang tuaku? Membuat mereka malu atau membuat mereka sedih? Bagaimana kalau akhirnya aku gagal? Apa aku sanggup untuk bangkit lagi? Seumur hidup aku berjanji senakal apapun aku tidak akan merusak nama baik keluarga, sesulit apapun aku akan berusaha untuk tidak membuat mereka malu. Dalam hati aku mengeluh, “YaAllah aku selalu jadi anak baik, aku tidak pernah nakal yang berlebihan, dari kecil aku selalu sekolah dengan baik, nilaiku juga tidak pernah terlalu buruk. Tapi kalau ternyata perjuanganku belum cukup sampai hari ini, tolong jangan kecewakan perjuangan orang tuaku. Jangan hari ini kau memintaku berjuang lagi.”

Alhamdulillah. Perjuangan, kesabaran, dan doa restu dari orang-orang yang menyayangiku menjadikan aku berhasil hari ini. Resmi pada tanggal 11 September 2014 ini aku mempunyai gelar sebagai Sarjana Teknik. Orang tuaku telah sukses mengantarkan aku ke gerbang kehidupan yang sesungguhnya, ke dunia yang mereka bilang akan jauh lebih berbeda dari dunia sekolah. Ya, kehidupan yang baru dengan gelar yang baru. Maaf kalau Putri baru bisa membanggakan kalian lewat ini, semoga kedepannya aku bisa jauh lebih berhasil. Semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan kepada hambanya yang bertaqwa aamiin. 

Terimakasih untuk semua yang selalu memberikan support. Keluarga, sahabat-sahabat terbaik, dan orang special yang belakangan tidak pernah putus memberikan doa dan semangatnya. Best partner I’ve ever had, yang paling sabar mendengar setiap keluh kesah bahkan sampai amarah. Semoga selalu mendampingi sampai besar kita sukses nanti, begitu juga kamu, aku akan selalu dibelakangmu mengamini setiap doa yang kau panjatkan. Trimakasih Tuhan telah mengirimkan kebahagian lewat mereka.


Alhamdulillah Kurnia Putri Mayanti, S.T

Temen selama kuliah yang kemana-mana selalu bareng. Walaupun sering berantem, sering ninggal tidur, yang jadi galak kalau laper, tempat tuker pikiran sampai ngomongin orang, trimakasih buat semuanya. 

Ah, ini kesayangan banget. Pacar yang jadiannya gara-gara pergi ke Jogja. Kalau tau akhirnya sama kamu, kenapa ga dari dulu? Kenapa harus gagal dulu sama yang lain haha. Sukses sayang, trimakasih untuk selalu berusaha jadi yang terbaik.



Terimakasih teman-teman 4IA02 Gunadarma, semoga setelah ini langkah kita menuju kesuksesan dipermudah aamiin.

No comments:

Post a Comment