Thursday, January 9, 2014

Semoga Allah senantiasa mengabulkan

Tuhan, entah apa ini namanya? Firasatkah atau suatu kebetulan. Aku, hidup di jaman modern tapi masih saja mudah ter-sugestti oleh hal-hal yang bersifat tabu. Aku dibayang-bayangi oleh rasa takut yang sangat besar, oleh suatu hal yang mereka sebut mitos, oleh kepercayaan orang-orang jaman dulu.

Doa selalu aku panjatkan tiada putus dalam sujud terakhirku. Mohon agar Tuhan selalu memberikan perlindungan pada orang-orang yang kusayangi. Tuhan, aku tidak pernah berharap ini adalah firasat, tapi jauh di lubuk hati aku sangat ketakutan. Mauku tidak percaya, tapi ternyata aku tidak bisa bersikap seolah biasa.

Putri, jangan pernah takut pada apa yang belum terjadi. Jangan pernah takut dengan ketakutan yang kau buat sendiri. Jangan pernah takut akan apa yang telah kau serahkan kepadaNya. Dan jangan pernah takut pada apapun yang digariskan olehNya.

Putri, Tuhanmu maha tau segala. Dia tau yang paling baik dari semua yang terbaik. Putri, Tuhanmu tak pernah tidur. Dia mendengar apa yang kau pinta. Oleh itu, jangan pernah putus doa, jangan pernah putus asa, karena ia menyertaimu pada setiap nafas yang kau hela. Jangan pernah takut pada apapun kecuali kau tidak percaya adanya Tuhan.

Tuhan, permintaanku tak pernah pupus, akan apa yang aku takutkan tidak menjadi kejadian. Tuhan, pada hari ini kutulis apa yang tiada pernah lupa kuucap tiap kali aku berdoa. Kuminta agar Kau memanjangkan umur dan memberi kesehatan pada orang-orang yang kusayangi, agar Kau senantiasa menjaga dan melindungi mereka dari marabahaya, agar Kau selalu menunjukan jalan lurus bagi mereka. Mereka, orang-orang yang menjadi separuh bagian hidupku, orang-orang yang mungkin aku sayangi melebihi sayangku pada diriku sendiri. Dengan rendah aku memintaMu Tuhan, semoga Kau mendengar dan mengabulkan doa dari orang yang mungkin tak pernah luput dari khilafnya.

No comments:

Post a Comment