Bahkan di beberapa bagian lembarannya sudah banyak yang robek
Tulisan yang kuukir dengan tinta warna-warni pun sudah luntur
Nyaris benar-benar tak bisa lagi kubaca huruf demi hurufnya
Satu demi satu lembarnya kubuka
Lambat lambat aku memperhatikan makna yang terkandung disana
Yang sempat kutulis dengan hati yang sangat sakit kala itu
Berentet puisi tersaji
Sayangnya yang kutulis di dalamnya tak pernah mau tahu tentang puisi gembel itu
Bagiku itu hiburanku
Meski tidak terlalu menarik untuk dibacakan seperti puisi karya sastrawan terkemuka
Hey, aku menangis lagi !!
Sudah lama air mata ini tidak menetes
Kufikir aku sudah melupakanmu
Oh, ternyata hanya sementara
Buktinya sedikit saja mengingatkanmu, aku hancur lagi
Kamu sudah jauh tidak lagi bisa kuamati dan kubuat lagi puisi buatmu
Tapi nyatanya aku masih saja memimpikanmu
Tapi aku tahu kamu pria baik, sangat baik !
Dan aku tak pernah menyesal telah mencintaimu sedalam ini, selamanya :)
No comments:
Post a Comment